Implementasi Sistem Pengaduan Masyarakat Berbasis Web pada Desa Cot Keuranji
DOI:
https://doi.org/10.67712/ilka.v3i3.58Kata Kunci:
Sistem Pengaduan, Web, Pelayanan Publik, Desa Cot KeuranjiAbstrak
Penelitian ini membahas tentang implementasi sistem pengaduan masyarakat berbasis web pada Desa Cot Keuranji sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta efektivitas komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Selama ini, mekanisme pengaduan yang masih bersifat manual menyebabkan keterlambatan dalam penanganan serta kurangnya transparansi informasi. Sistem pengaduan berbasis web dirancang untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun laporan secara cepat, mudah, dan terstruktur. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta pengujian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu mempercepat proses pengaduan, meningkatkan akurasi data, serta memberikan akses yang lebih transparan bagi masyarakat maupun pihak pengelola. Dengan demikian, sistem pengaduan masyarakat berbasis web dapat menjadi solusi inovatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, partisipatif, dan akuntabel.
Unduhan
Referensi
[1] Alfi, N., Purba, S., Ula, M., & Fachrurrazi, S. (2024). Aplikasi Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Website Pada Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kota Lhokseumawe.
[2] Alfisyakhrin, A., et al. (2023). Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Metode Waterfall. Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia Journal, 3(1).
[3] Isa, D. M. (2020). Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Metode Waterfall.
[4] Elgamar. (2020). Konsep Dasar Pemrograman Website Dengan PHP (N. Pangesti (ed.)). CV. Multimedia Edukasi
[5] Firmansyah Y, Reza M, & Fatin N. (2020). Sistem Informasi Pengaduan Warga Berbasis Website ( Studi Kasus : Kelurahan Siantan Tengah , Pontianak Utara ). Jurnal Cendikia, XIX(April), 397–404.
[6] I Made Gilang Wedha Pradnyana, 2020), Efektivitas Pelayanan Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat (SIDUMAS) di Kabupaten Badung Provinsi Bali.
[7] Kistyawati, D., & Wijayanti, E. (2022). Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Web (Studi Kasus: Kantor Balai Desa Karangrowo). Indonesian Journal of Technology, Informatics and Science (IJTIS), 3(2), 46–51. https://doi.org/10.24176/ijtis.v3i2.7678
[8] Kurniasih, & Herry M. (2022). Sistem Informasi Pe2ngaduan Masyarakat Berbasis Web Pada Kantor Desa Ladang Peris Kecamatan Bajubang , Jurnal Manajemen Sistem Informasi: Vol 7 No 4 (2022): Manajemen Sistem Informasi.
[9] Marbun, B. N. (2020). Hukum Administrasi Negara dan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Sinar Grafika.
[10] Osborne, S. P. (2021). Public service logic: Foundations of a public service-dominant approach to public management. Public Management Review, 23(6), 1–20. https://doi.org/10.1080/14719037.2020.1785247.
[11] Putu Krisna M, & Gusti Ngurah A. (2023). “Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Website,” J. Nas. Teknol. Inf. dan Apl., vol. 2, no. 1, pp. 71–84, 2023.
[12] Rasyid, A., & Prasetyo, B. (2021). Partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik. Jurnal Kebijakan Publik, 8(3), 89–102.
[13] Sansena, Y. (2021). Implementasi Sistem Layanan Pengaduan Masyarakat Kecamatan Medan Amplas Berbasis Website. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia, 15(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer Aceh

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal ini adalah jurnal akses terbuka yang menyediakan akses langsung secara nasional, bebas hambatan ke teks lengkap dari semua artikel yang diterbitkan tanpa biaya pembaca atau institusi mereka untuk mengaksesnya. Pembaca berhak membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan teks lengkap semua artikel di Jurnal ILKA. Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
