Prototype Peringatan Banjir Berbasis Internet of Things
DOI:
https://doi.org/10.51179/ilka.v3i1.29Kata Kunci:
ESP32, sensor ultrasonik, IoT, TelegramAbstrak
Banjir adalah salah satu bencana yang kerap melanda Indonesia dan menyebabkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat. Umumnya, terdapat dua kategori kejadian banjir, yaitu banjir di area yang biasanya tidak terendam air dan banjir yang disebabkan oleh meluapnya air sungai karena volume air melebihi kapasitas aliran sungai yang ada. Parameter yang sering digunakan sebagai data untuk dipantau dan dianalisis perubahannya adalah ketinggian muka air sungai pada musim tertentu sebagai upaya peringatan dini terhadap bencana alam seperti banjir. Saat ini, pengawasan terhadap level sungai masih dilakukan dengan metode manual menggunakan skala ketinggian air yang dipasang di tepi sungai, mirip dengan alat ukur, sehingga perlu dilakukan pemantauan langsung terhadap angka yang ditunjukkan oleh skala tersebut informasi yang diperoleh oleh masyarakat juga masih tergolong kurang. Oleh sebab itu, dengan merancang dan membangun sistem pemantauan ketinggian air pada sungai yang berbasis IoT (Internet of Things), diharapkan dapat memberikan solusi atas masalah tersebut. Sistem ini memanfaatkan sensor Ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur jarak antara sensor dan objek dengan menggunakan gelombang ultrasonik. Data yang diperoleh dari sensor akan dikirim ke mikrokontroler ESP32 DEV KT V1 yang terhubung ke internet, sehingga pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi Telegram di ponsel.
Unduhan
Referensi
[1] R. Ritnawati et al., Manajemen Bencana Banjir: Dari Mitigasi hingga Pemulihan. Yayasan Kita Menulis, 2025.
[2] D. P. Suadnya, J. S. F. Sumarauw, and ..., “Analisis debit banjir dan tinggi muka air banjir sungai sario di titik kawasan citraland,” Jurnal Sipil Statik, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/view/16237
[3] Taryana, “ANALISIS KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI JAKARTA,” 2022.
[4] C. Azizah, Nuraida, and S. Saputra, “Analisis Multi-Kerentanan Untuk Manajemen Resiko Banjir Bandang,” Jurnal Lingkungan Almuslim, vol. 1, no. 1, pp. 50–55, Jan. 2022, doi: 10.51179/jla.v1i1.956.
[5] P. Aditama Putra, “PERANCANGAN PROTOTIPE PENDETEKSI BANJIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT),” 2022.
[6] I. Muslem, “Prototype Kunci RFID (Radio Frequency Identification) dalam Meningkatkan Keamanan Kendaraan Bermotor,” JURNAL TIKA, vol. 5, no. 3, 2021, doi: 10.51179/tika.v5i3.104.
[7] I. Muslem R, “Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas Rumah Tangga Menggunakan Mq-2 Sensor Dan Mikrokontroler,” JURNAL TIKA, vol. 6, no. 02, 2021, doi: 10.51179/tika.v6i02.457.
[8] I. Muslem R, “Prototype Aplikasi Device Controlling Berbasis Internet of Things,” Jurnal Variasi, vol. 11, no. 2, pp. 32–35, 2019.
[9] R. Wahyuni, T. Johan, and I. Muslem R, “Perancangan Robot Pengusir Hama Burung Bertenaga Surya,” Jurnal TIKA, vol. 4, no. 3, pp. 38–42, Dec. 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer Aceh

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal ini adalah jurnal akses terbuka yang menyediakan akses langsung secara nasional, bebas hambatan ke teks lengkap dari semua artikel yang diterbitkan tanpa biaya pembaca atau institusi mereka untuk mengaksesnya. Pembaca berhak membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan teks lengkap semua artikel di Jurnal ILKA. Jurnal ini memberikan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.
